
Ini adalah kutipan puisi dari seorang sahabatku yang dipersemahkan untukku, seorang sahabat yang nggak mungkin aku lupakan sampai kapanpun, dia adalah teman sejatiku yang tanpa pamrih, kita menjalani hidup hari demi hari penuh dengan seni, di sini aku menemukan arti hidup yang sebenarnya, Di dunia ini ternyata tidak semulus apa yang kubayangkan sebelumnya, Aku sangat bersyukur pada sang Kholiq aku terlahir dari keluarga yang bahagia jauh dari pertengkaran,cekcok ataupun semacamnya……
Hadir Untukku
Terlalu banyak kata yang ingin….
Tapi lidahku kelu!!!
Terlalu banyak harapanku….
Tapi semua tinggalah….
Terlalu bodohnya aku….
Tapi kamu masih disana untukku…
Saat semua asa meninggalkanku
Tangan kecilmu membangunkan aku,
Menyadarkan dari mimpi “indah”
Yang panjang dan hitam….
“Sahabatku…….!!!!!!!!!
“Bangunlah….”
“Kau masih punya seseorang disini”
“Yang selalu memperhatikanmu”
“Yang selalu menyayangimu”
Dan akupun terbangun
Saat semua asa telah bener-benar pergi menjauh
Dan tanganku tak sampai untuk menahannya pergi…..
Kau ada di
Memberikan tangan kecilmu kepadaku
Untuk meraih asa itu pulang kembali
…..Terima Kasih Adik sahabatku….
By
B….M
Nah….ini dia dua goresan pena ini kupersembahkan untukmu wahai sahabatku
Arti Persahabatan
Untaian candamu mengalir selalu mengalir
Mewarnai langkah kita
Selalu terantuk kedepan
Berkas-berkas cahaya indah
Yang pernah kita genggam dulu akan menjadi memory bagi kita
Suka dan duka
S’lalu kita jalani bersama
Akankah kutemu lagi?.....
Sahabat terbaik sepertimu…..
Aku tahu…
Aku tahu….
Sebenernys sku tak rela
Untuk kau tinggalkan
Saat langkahmu mulai mengayuh
Tuk pergi meninggalkanku
Sobat…..
Aku hanya bias berucap
‘Selamat jalan…….
‘Selamat jalan…..
Sobat….
Aku berharap
Kau tak pernah lupakan aku
Melupakan semua….semua
Yang pernah kita lalui
Selamat jalan…
Selamat jalan…
Sahabat baikku
Semoga kau menjadi pemenang sejati
Demi sebuah arti persahabatan
Sobat harapanku
Kau selalu berlindung di bawah paying-Nya
Karna kita hanya makhluk kecil dihadapan-Nya
Derai air mataku mulai turun dari muaranya
Kuliat kau masih berdoa
Mengharap belas kasih-Nya
By
T_H
Jalani
Sobat……
Tlah banyak kata-kata yang lugas kuucapkan
Aku bingung harus memulainya dari mana
Karma aku bukan seorang pujangga
Yang pandai berkata-kata……
Tapi……
Diri ini tak akan lelah mendengar keluh kesahmu
Tak an pernah usang rasa sayangku padamu
Sobat….
Andai saja ….
Kau anggap semua hanya mimpi buruk
Dan kau tak mengiginkan itu berulang
Plzzzzzz…sobat……
Dengarkan suara hatimu
Yang paling dalam
Caba tanyakan padanya
“Apakah kau mendambakan kebahagiaan di dunia kedua”
“Ya Allah maha penggenggam hati manusia
Maha pengampun segala khilaf dan salahku.
Bimbing langkahku dalam memutuskan dalam suatu perkara
Amiinnnnnnnn………..
By
T_H