ANAKKuJauh jalan yang harus kau lewatiketerangan ataukah kegelapan yang akan kau hadapiTajam kerikil setiap saat menghampirimuEngkau lewat dengan kaki yang tak bersepatuMendekatlah sini nakJangan kau hiraukan yang tidak jelasBiarkan hidupmu berjalan bak air mengalirLihatlah di luar sana Masih banyak uluran-uluran tangan yang harus dibantuJanganlah kau gelapkan matamuLihatlah pemandangan di luar sanaJangan kau hanya bisa melihat ke atas sajatapi liatlah di bawah
Berangkat dan pergi dengan modal tekad, niatan yang sungguh luar biasa untuk menjalankan salah satu ibadah , Ayah....Bunda ijinkan anakmu untuk menjalani hidup